Sakit rasanya di hianati, sakit rasanya di tinggalkan, dua kali aku merasakanya, cukup dua kali saja aku tau dan merasakan.
Pengalaman yang sangat berharga tentunya, mengingat rasa sakit saat pertama kali aku tau kalau ternyata aku di curangi, membuat aku lebih mudah menghadapi yang kedua.
Tanpa amarah, tanpa benci, tanpa dendam. tapi tetap saja, sakit dan air mata tetap menjadi menu utama..
Tapi kali ini berbeda, aku di tinggalkan
memang itu hakmu, aku tidak bisa berbuat apa-apa. termasuk memaksamu tetap bertahan.
aku hanya bisa diam dan menerima apapun keputusanmu
tapi satu hal yang perlu kamu ingat, semua keputusanmu adalah tanggung jawabmu
Saat ini aku sendiri tidak pernah tau apa yang sebenarnya kamu inginkan, aku merasa bodoh bila harus terus seperti ini, aku kecewa sama sikapmu yang berubah, mungkin ini puncak kejenuhanku
rasanya kepalaku mau pecah, aku sudah menemukan jalan yang menurutku pilihan terbaik, semoga pilihanku sebaik pilihanmu ninggalin aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar